Gubernur Promosikan Investasi dan UMKM Kaltara di Expo

Gubernur Kaltara Promosikan Potensi Investasi dan UMKM di Apindo Expo 2026

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memanfaatkan ajang Apindo UMKM & Business Investment Expo 2026 untuk memperkenalkan peluang investasi dan produk unggulan daerah kepada pelaku usaha nasional maupun internasional.

Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang menghadiri pembukaan Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) 2026 sekaligus Apindo UMKM & Business Investment Expo 2026 di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca Juga “Menteri UMKM Siap Jembatani Aduan UMKM soal Pajak“

Dilarang keras menyalin, memodifikasi, memproduksi ulang, menerbitkan ulang, mengunggah ulang, serta mendistribusikan ulang semua konten DDTCNews dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis terlebih dahulu dari DDTCNews. Semua konten dalam DDTCNews adalah hak milik DDTCNews dan dilindungi oleh UU Hak Cipta.

Kehadiran Kaltara dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperluas jaringan investasi, memperkenalkan sektor unggulan, serta membuka peluang kerja sama bisnis yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Apindo Expo Jadi Wadah Promosi Potensi Ekonomi Kaltara

Zainal A. Paliwang mengatakan keikutsertaan Kaltara dalam Apindo Expo 2026 bukan hanya sebagai ajang pameran produk daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi platform strategis untuk memperkenalkan potensi ekonomi Kaltara kepada dunia usaha.

“Keikutsertaan Kaltara dalam Apindo Expo 2026 bukan sekadar pameran. Ini adalah platform strategis untuk menunjukkan kepada dunia usaha bahwa Kaltara memiliki potensi investasi yang sangat menjanjikan,” ujar Zainal.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltara menampilkan berbagai peluang investasi, sektor unggulan daerah, serta produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memiliki potensi untuk berkembang di pasar yang lebih luas.

Kaltara Tawarkan Peluang Investasi di Sektor Strategis

Dalam Apindo Expo 2026 yang berlangsung pada 3 hingga 4 Agustus 2026, Kaltara memperkenalkan sejumlah sektor yang dinilai memiliki peluang investasi besar.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian utama meliputi hilirisasi industri, pengembangan energi hijau, serta produk UMKM yang berpotensi menembus pasar ekspor.

Kaltara memiliki posisi strategis sebagai salah satu wilayah perbatasan Indonesia yang berdekatan dengan negara tetangga. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi pengembangan perdagangan, industri, dan investasi berbasis sumber daya daerah.

Pemerintah daerah berharap promosi melalui forum bisnis seperti Apindo Expo dapat menarik minat investor untuk melihat langsung peluang pengembangan usaha di Kalimantan Utara.

Pemerintah Dorong UMKM Kaltara Perluas Akses Pasar

Selain sektor investasi, produk UMKM menjadi salah satu fokus utama dalam keikutsertaan Kaltara di ajang tersebut.

Pemerintah daerah ingin memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada jaringan bisnis yang lebih luas. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing serta membuka peluang kerja sama dengan mitra usaha.

Zainal menyampaikan bahwa pengembangan UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong ekonomi daerah. Menurutnya, peningkatan akses pasar dapat membantu pelaku usaha kecil tumbuh lebih mandiri.

Melalui pameran bisnis, pelaku UMKM tidak hanya memperoleh kesempatan promosi, tetapi juga dapat membangun jaringan dengan pelaku usaha, investor, dan berbagai pemangku kepentingan.

Partisipasi Kaltara Diharapkan Buka Kerja Sama Baru

Gubernur Kaltara berharap keikutsertaan dalam Apindo Expo 2026 dapat menghasilkan peluang kerja sama investasi yang konkret.

Selain meningkatkan promosi daerah, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar bagi UMKM serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat Kaltara.

Menurut pemerintah daerah, investasi yang masuk ke Kaltara dapat memberikan dampak positif melalui peningkatan aktivitas industri, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan rantai ekonomi lokal.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pelaku UMKM menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Apindo Expo 2026 Hadirkan Pelaku Usaha dan Pemangku Kepentingan Nasional

Rakerkonas Apindo 2026 dan Apindo UMKM & Business Investment Expo 2026 dihadiri berbagai pihak, mulai dari jajaran menteri Kabinet, duta besar negara sahabat, pimpinan perusahaan nasional, hingga Ketua Apindo dari berbagai daerah di Indonesia.

Perwakilan pemerintah daerah dari kawasan timur Indonesia juga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan menjadikan forum ini sebagai ruang strategis untuk membangun komunikasi bisnis dan memperkuat kerja sama ekonomi.

Melalui keikutsertaan dalam Apindo Expo 2026, Kaltara menunjukkan komitmennya untuk terus memperkenalkan potensi daerah kepada pasar yang lebih luas.

Ke depan, pemerintah daerah berharap promosi investasi dan penguatan UMKM dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Kaltara serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga “Jalin Sinergi, Bea Cukai Perluas Akses Ekspor, Investasi, dan Pendampingan UMKM“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *