<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UMKM PRJ Archives - optigrowth.id</title>
	<atom:link href="https://optigrowth.id/tag/umkm-prj/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://optigrowth.id/tag/umkm-prj/</link>
	<description>Panduan Praktis Mengelola &#38; Mengembangkan Usaha</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2026 15:59:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>Dua UMKM PRJ 2026 Bertahan Berkat Digitalisasi Finansial</title>
		<link>https://optigrowth.id/dua-umkm-prj-2026-bertahan-berkat-digitalisasi-finansial/</link>
					<comments>https://optigrowth.id/dua-umkm-prj-2026-bertahan-berkat-digitalisasi-finansial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 15:59:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Franchise & Kemitraan Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM PRJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://optigrowth.id/?p=380</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dua UMKM di PRJ 2026 Buktikan Digitalisasi Finansial Jadi Kunci Bertahan dan Berkembang Pekan Raya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://optigrowth.id/dua-umkm-prj-2026-bertahan-berkat-digitalisasi-finansial/">Dua UMKM PRJ 2026 Bertahan Berkat Digitalisasi Finansial</a> appeared first on <a href="https://optigrowth.id">optigrowth.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dua UMKM di PRJ 2026 Buktikan Digitalisasi Finansial Jadi Kunci Bertahan dan Berkembang</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga memperlihatkan bagaimana pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) beradaptasi dengan perubahan zaman. Di tengah ketatnya persaingan dan perubahan perilaku konsumen, digitalisasi finansial menjadi salah satu strategi yang membantu pelaku usaha menjaga keberlangsungan bisnis sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Komisi-XI-Siapkan-Tiga-Langkah-Penyelesaian-bagi-UMKM-DIY-yang-Terjerat-Kredit-66632">Komisi XI Siapkan Tiga Langkah Penyelesaian bagi UMKM DIY yang Terjerat Kredit</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua pelaku UMKM asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Bakpia Mbok Sukar dan Weeka Wedang Uwuh, menjadi contoh bagaimana pemanfaatan teknologi digital mampu memperkuat bisnis. Keduanya memadukan inovasi produk, pemasaran digital, hingga sistem pembayaran non-tunai untuk mempertahankan daya saing di pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transformasi Digital Membantu UMKM Bangkit Setelah Pandemi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemilik Bakpia Mbok Sukar, Sumpono, mengawali usahanya pada 1996 di Sleman, Yogyakarta. Selama bertahun-tahun, penjualan produknya bergantung pada wisatawan yang datang ke daerah tersebut. Ketika pandemi COVID-19 menghantam sektor pariwisata, penjualan ikut menurun sehingga bisnisnya menghadapi tantangan besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Situasi itu mendorong Sumpono mengubah strategi. Ia mulai memanfaatkan kanal digital untuk memperluas jangkauan pemasaran dan menghadirkan variasi produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pelaku usaha harus mampu membaca perubahan pasar dan tidak terpaku pada cara berbisnis yang lama. Kesediaan beradaptasi menjadi faktor penting agar usaha tetap bertahan di tengah kondisi yang berubah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Strategi tersebut membuahkan hasil. Kini, Bakpia Mbok Sukar mampu mencatatkan omzet hingga ratusan juta rupiah setiap bulan serta membuka lapangan kerja bagi puluhan karyawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Inovasi Produk dan Penjualan Digital Perluas Jangkauan Pasar</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan serupa dialami Ragil Suryo, pendiri Weeka Wedang Uwuh. Usaha yang dirintis sejak 2014 itu awalnya hanya menawarkan produk wedang uwuh sebagai minuman herbal khas Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap minuman berbahan alami, Ragil bersama istrinya mengembangkan berbagai varian baru, seperti minuman berbahan serai, jahe, jeruk nipis, hingga kunyit asam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain memperluas pilihan produk, ia juga membangun jaringan reseller dan memanfaatkan platform e-commerce sebagai sarana distribusi. Menariknya, Ragil memilih tidak bersaing langsung dengan para mitra resellernya di marketplace agar ekosistem penjualan tetap sehat dan saling menguntungkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baginya, keberhasilan usaha tidak hanya diukur dari besarnya penjualan, tetapi juga dari kemampuan menciptakan peluang bagi mitra bisnis yang ikut berkembang bersama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembayaran Digital Membuat Transaksi Lebih Efisien</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan pola belanja masyarakat mendorong kedua pelaku usaha memanfaatkan layanan pembayaran digital dalam operasional sehari-hari. Dompet digital menjadi salah satu solusi yang mempermudah proses transaksi, baik di toko fisik maupun melalui kanal daring.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ragil mengatakan pembayaran non-tunai membuat transaksi lebih cepat karena tidak lagi membutuhkan uang kembalian. Selain itu, pencatatan pembayaran menjadi lebih praktis sehingga risiko kesalahan transaksi dapat dikurangi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sumpono juga merasakan perubahan serupa. Menurutnya, setelah pandemi, semakin banyak pelanggan memilih metode pembayaran digital karena dinilai lebih mudah dan efisien. Oleh sebab itu, pelaku usaha perlu mengikuti preferensi konsumen agar tetap relevan di tengah perkembangan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengelolaan Arus Kas Menjadi Faktor Penting bagi Kelangsungan Usaha</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain meningkatkan penjualan, tantangan lain yang dihadapi UMKM adalah menjaga arus kas tetap stabil. Kebutuhan operasional biasanya meningkat menjelang periode permintaan tinggi, seperti musim libur atau hari raya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ragil mengaku pernah menghadapi kondisi ketika dana usaha masih tertahan dalam transaksi penjualan, sementara kebutuhan membeli bahan baku dan menyediakan hampers untuk karyawan harus segera dipenuhi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menjaga operasional tetap berjalan, ia memanfaatkan fasilitas pembiayaan digital melalui layanan paylater. Namun, keputusan tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan kemampuan pembayaran, besaran cicilan, serta jangka waktu pelunasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, fasilitas pembiayaan digital sebaiknya digunakan secara terukur dan hanya untuk kebutuhan yang benar-benar mendukung operasional usaha. Dengan pengelolaan yang disiplin, arus kas dapat tetap terjaga tanpa menghambat rencana pengembangan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Digitalisasi Finansial Menjadi Bekal UMKM Menghadapi Persaingan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman kedua pelaku usaha menunjukkan bahwa transformasi digital tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dalam menjalankan bisnis modern. Pemanfaatan pemasaran digital, pembayaran elektronik, hingga layanan keuangan berbasis teknologi dapat membantu UMKM meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas akses pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang, kemampuan mengelola keuangan dan memanfaatkan teknologi menjadi modal penting bagi pelaku usaha untuk tetap kompetitif. Bagi Sumpono dan Ragil, keberhasilan bisnis bukan hanya ditentukan oleh besarnya penjualan, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi, menjaga arus kas, dan mengambil keputusan finansial secara bijak agar usaha dapat terus tumbuh dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://gokepri.com/ekosistem-halal-jadi-jalan-umkm-memperluas-pasar/">Ekosistem Halal Jadi Jalan UMKM Memperluas Pasar</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://optigrowth.id/dua-umkm-prj-2026-bertahan-berkat-digitalisasi-finansial/">Dua UMKM PRJ 2026 Bertahan Berkat Digitalisasi Finansial</a> appeared first on <a href="https://optigrowth.id">optigrowth.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://optigrowth.id/dua-umkm-prj-2026-bertahan-berkat-digitalisasi-finansial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
