HUT ke-81 RRI, Founder RM Maruddani Dorong UMKM Naik Kelas

HUT ke-81 RRI, Founder RM Maruddani Dorong UMKM Naik Kelas
Radio Republik Indonesia (RRI) memperingati hari ulang tahun ke-81 pada 12 September 2026. Momentum tersebut mendapat perhatian dari Founder Rumah Makan Maruddani, Andi Marlina, yang berharap RRI memperkuat perannya dalam mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Andi menilai RRI memiliki posisi strategis sebagai media publik untuk membantu pelaku usaha memperoleh informasi. Menurutnya, kebutuhan UMKM tidak hanya berkaitan dengan promosi produk, tetapi juga pengetahuan untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

“Selamat ulang tahun ke-81 untuk RRI. Semoga RRI semakin maju, semakin dekat dengan masyarakat, dan terus menjadi media yang bisa memberikan manfaat, khususnya bagi pelaku UMKM,” ujar Andi Marlina, Sabtu, 12 September 2026.

RRI Dinilai Bisa Perluas Akses Informasi bagi UMKM
Andi melihat masih terdapat kesenjangan akses informasi di antara pelaku UMKM. Sebagian pemilik usaha telah mampu memanfaatkan kanal digital untuk mencari informasi, sedangkan pelaku usaha lainnya masih membutuhkan pendampingan dasar.

Baca Juga “Hajatan Cipayung Jaya Semarak, UMKM Lokal Makin Bergeliat“

Kebutuhan tersebut mencakup pemasaran, digitalisasi, legalitas usaha, permodalan, hingga informasi mengenai program pemberdayaan. Menurut Andi, informasi yang praktis dan mudah dipahami dapat membantu pelaku usaha mengambil keputusan dengan lebih baik.

“Tidak semua UMKM punya akses yang sama terhadap informasi. Ada yang sudah bisa menggunakan media digital dan mencari informasi sendiri, tetapi ada juga usaha kecil yang masih membutuhkan banyak arahan,” katanya.

Ia menilai RRI dapat mengambil peran dengan menghadirkan informasi yang relevan berdasarkan kebutuhan pelaku usaha. Konten tersebut dapat menjangkau UMKM yang belum memiliki sumber daya untuk memperoleh informasi secara mandiri.

Informasi Praktis Dibutuhkan Pelaku Usaha Pemula
UMKM yang baru merintis bisnis sering menghadapi berbagai persoalan secara bersamaan. Selain mengembangkan produk, pemilik usaha perlu memahami cara memasarkan produk, mengelola keuangan, memenuhi legalitas, dan menjangkau konsumen.

Media publik dapat menjadi salah satu kanal untuk mempertemukan pelaku usaha dengan informasi tersebut. Penyampaian informasi melalui radio, platform digital, dan kegiatan edukasi juga dapat memperluas jangkauan penerima manfaat.

Pendekatan ini dapat membantu mengurangi kesenjangan informasi antara UMKM yang sudah memiliki pengalaman dan usaha yang baru berkembang. Informasi yang tepat juga dapat mendorong pelaku usaha memanfaatkan program pemerintah atau lembaga pendukung.

Pemberitaan UMKM Diharapkan Angkat Persoalan di Lapangan
Andi berharap RRI tidak hanya memberitakan kisah keberhasilan UMKM. Menurutnya, media juga perlu memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan bisnis.

Persoalan tersebut dapat menjadi informasi penting bagi pemerintah dan pemangku kepentingan. Masukan dari pelaku usaha dapat membantu menggambarkan kondisi lapangan dan kebutuhan UMKM secara lebih nyata.

“Kalau hanya memperkenalkan produk, manfaatnya memang ada. Tetapi akan lebih besar kalau RRI juga membantu UMKM memahami bagaimana mengembangkan usaha, mengetahui peluang yang tersedia, dan menyampaikan kendala mereka kepada pihak yang bisa memberikan solusi,” jelas Andi.

Pemberitaan yang berorientasi pada solusi juga dapat membantu mempertemukan pelaku UMKM dengan pihak yang memiliki kapasitas memberikan dukungan. Bentuknya dapat berupa informasi mengenai pelatihan, pembiayaan, sertifikasi, pemasaran, atau program pengembangan usaha.

Media Publik Dapat Menjadi Penghubung UMKM
RRI memiliki peluang untuk menjalankan fungsi informasi sekaligus memperkuat hubungan antara UMKM dan pemangku kepentingan. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui konten edukasi, dialog dengan pelaku usaha, serta informasi mengenai kebijakan dan program pendukung.

Pendekatan yang konsisten dapat membuat informasi UMKM tidak berhenti pada promosi produk. Media juga dapat membantu meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap berbagai aspek yang menentukan keberlanjutan bisnis.

Penguatan Ekosistem Jadi Kunci UMKM Naik Kelas
Andi menilai dukungan terhadap UMKM sebaiknya tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan jangka pendek. Pelaku usaha juga membutuhkan ekosistem yang membantu mereka memperkuat kemampuan bisnis secara bertahap.

Ekosistem tersebut mencakup akses informasi, peningkatan keterampilan, legalitas, pembiayaan, pemasaran, teknologi, dan akses pasar. Setiap unsur saling berkaitan dalam membantu UMKM meningkatkan kapasitas usahanya.

Digitalisasi juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Pelaku usaha dapat memanfaatkan kanal digital untuk memperluas pasar, membangun komunikasi dengan konsumen, serta memperoleh informasi mengenai perkembangan permintaan.

Namun, kemampuan digital perlu berjalan bersama pengelolaan bisnis yang baik. Tanpa pencatatan keuangan, pengelolaan stok, kualitas produk, dan layanan pelanggan yang memadai, perluasan pasar dapat menghadirkan tantangan baru.

RRI Diharapkan Terus Dekat dengan Pelaku UMKM
Memasuki usia ke-81, RRI diharapkan tetap mempertahankan kedekatannya dengan masyarakat. Andi melihat kedekatan tersebut dapat diperkuat melalui program yang memberikan manfaat langsung bagi kelompok usaha di berbagai tingkat perkembangan.

RRI juga dapat menghadirkan perspektif UMKM dari berbagai daerah. Cerita tersebut dapat memperlihatkan keragaman tantangan sekaligus peluang yang dimiliki pelaku usaha di Indonesia.

Bagi UMKM kecil, akses terhadap informasi yang terpercaya dapat menjadi modal penting untuk mengambil keputusan. Media publik memiliki kesempatan untuk membantu menyediakan informasi tersebut secara rutin dan mudah dipahami.

HUT ke-81 RRI Jadi Momentum Perkuat Dukungan UMKM
Peringatan HUT ke-81 RRI menjadi momentum untuk melihat kembali peran media publik dalam mendukung perkembangan ekonomi masyarakat. Bagi Andi Marlina, RRI dapat memberikan kontribusi lebih besar melalui informasi yang membantu UMKM belajar dan berkembang.

Dukungan tersebut tidak harus berhenti pada publikasi produk. Edukasi, penyampaian aspirasi, dan penghubung dengan program pemberdayaan dapat memperkuat manfaat RRI bagi pelaku usaha.

Ke depan, kolaborasi antara media, pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan sektor swasta dapat memperkuat ekosistem UMKM. Dengan akses informasi yang lebih merata, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas pasar.

Harapan tersebut menempatkan RRI bukan hanya sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang membantu masyarakat memahami peluang dan menghadapi tantangan ekonomi. Bagi UMKM, dukungan informasi yang konsisten dapat menjadi salah satu langkah menuju usaha yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Baca Juga “Menjamin UMKM, Bukan Sekadar Membiayai“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *